Akhmad Najib : Sebelum Lebaran Jalan Gandus Diharapkan Selesai

Reporter: Nedyanto | Editor: Arjeli SS

Palembang, LamanQu.com – Pengerjaan perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus Palembang yang telah dimulai sejak maret lalu, kini progresnya kini sudah hampir selesai untuk tahap pertama.

Perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir yang dimulai pada saat Harnojoyo masih aktif menjabat sebagai Walikota Palembang, telah dikerjakan tahap pertama untuk tahun 2018 sepanjang 1 km dari tolal panjang jalan 4 km, dimana 1 km merupakan titik yang parah kerusakannya.

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib meninjau langsung ke lokasi progres perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir, Jumat (25-5-18).

Dalam tinjauannya ini Akhmad Najib menekankan kepada para pekerja agar pekerjaannya dikebutkan dan diharapkan sebelum lebaran sudah selesai.

“Alhamdulillah pengerjaannya terus berjalan, saya minta percepatan pengerjaannya sebelum lebaran ini jalan sepanjang 1 km mulus, sehingga masyarakat gandus bisa menikmatinya” Ungkap Akhmad Najib.

Akhmad Najib juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga apa yang telah dibangun oleh Pemerintah tesebut.

“Kepada masyarakat mari kita jaga dan kita rawat jalan ini, khususnya untuk kendaraan berat yang sering melintas dan ditenggarai sebagai penyebab jalan rusak, kedepan akan kita buat peraturannya, bagaimana sistemnya” Ujar Akhmad Najib.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Kota Palembang Bastari menjelaskan, tahun 2018 ini Pemerintah Kota Palembang telah menganggarkan 5,8 milyar untuk perbaikan jalan gandus dan diperuntuhkan untuk jalan 1km dari total 4 km.

“1 km ini titik yang paling parah, menjadi prioritas utama perbaikan, untuk sisanya kita anggarkan tahun depan” Jelas Bastari.

Bastari menambahkan perbaikan jalan ini telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian PU

“Kualitas sudah sesuai dengan standar yakni dengan ketebalan pondasi 10 cm, ketebalan betonnyo 28 cm, total 38 cm, jadi kita tidak mengejar panjang jalan, namun yang kita prioritaskan adalah kualitasnya, bisa saja dengan dana 5,8 milyar kita kerjakan sepanjang 4 km namun baru satu tahun sudah rusak lagi.”