Hilal Belum Terlihat, Dipastikan Ramadhon Bertepatan Pada 17 Mei 2018

Reporter: Rahmat Septiawan | Editor: Arjeli SS

Palembang, LamanQu.com – Saat Matahari terbenam di Palembang tepat setelah pukul 17:57:43 WIB, sesuai dengan petunjuk dari Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Kemenag Wilayah Palembang telah melakukan Rukyatul Hilal (Proses Melihat Hilal) yang bertujuan untuk mendukung penetapan 1 Ramadhon 1439 H.

Pada saat terbenamnya matahari pukul 17:57:43 WIB Kemenag mengumumkan bahwa ketinggian Hilal di Palembang pada saat sore hari Selasa, 15 Mei 2018 setinggi -0° -2′ -12″ di bawah Ufuk Mar’i, sedangkan untuk Azimut Matahari terbenam 18° 52′ 49″ di Utara Titik Barat dan Azimut Bulan terbenam 14° 5′ 56″.

Sedangkan menurut Hisab Hilal yang dilihat dari lantai 18 Hotel Aryadhuta bahwa Hilal masih dibawah Ufuk, itu berarti Hilal belum dapat dirukyat pada Selasa sore. Maka dapat di pastikan bahwa Romadhon tahun 1439 H diperkirakan jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2018.

Kepala pelaksana Rukyat Hilal Drs. Paidol Barokat, M.Pd.I memberikan maklumat dengan mengatakan, “menurut Hisab Hilal sore hari ini Hilal masih dibawah Ufuk, oleh karena Hilal msih dibawah Ufuk, maka tanggal 1 Ramadhon 1439 H di perkirakan jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2018,” kata Paidol.

Paidol melanjutkan bahwa untuk hasil Rukyat pada Selasa ini, hasil Rukyat langsung diberikan kepada Kemenag RI C.q Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah Kemenag RI di Jakarta untuk dijadikan bahan penetapan Tanggal 1 Ramadhon 1439 H melalui sidang Itsbat oleh Mentri Agama RI.

Dari hasil sidang Itsbat yang di tetapkan oleh para ulama’ bahwa penetapan bulan Romadhon bagi NU dan Muhammadiyah dinyatakan bersamaan yaitu pada 17 Mei 2018, dan untuk Info lebih lanjut Kemenag akan memberikan laporan kepada Publik secara berkala.