SMAN Sumsel Cetak Anak Petani Raih Prestasi

Reporter: Rahmat Septiawan | Editor: Arjeli SS

Palembang, LamanQu.com – Pelepasan siswa SMAN Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Gedung Aula Utama SMAN Sumsel di Seberang Ulu I, Jakabaring Palembang ini, diwarnai dengan tangis bahagia dari 103 Siswa-Siswi Kelas 12 yang telah menyelesaikan masa belajar tahun ajaran 2015-2018.

Ceremony of student Graduation ini tak hanya diliputi kebahagiaan dari siswa/i calon alumni saja, juga di saksi dengan penuh rasa bangga dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Drs. Widodo M.Pd. yang di dampingi Dewan Komite Ibu Sri Rahayu, Implementation Manager Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO) Bambang Irianto, Kepsek SMAN Sumsel Ridwan Aziz, perwakilan dari Pt. Muara Alam Sejahtera (MAS) selaku salah satu donatur dan sejumlah besar Wali murid beserta keluarga besar SMAN Sumsel dan Tamu Undangan lain.

Kepala Dinas Pendidikan Prov Sumsel Drs.Widodo, M.Pd Saat memberikan sambutan

SMAN Sumsel ini merupakan salah satu dari sekian banyak sekolah gratis yang ada di Sumatera Selatan, meski tergolong sekolah gratis SMAN Sumsel termasuk kedalam sekolah yang berstatus Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Salah satu bukti bahwa SMAN Sumsel merupakan Sekolah yang Berstatus SBI antara lain, SMAN Sumsel telah berhasil melepas Siswa/i Alumni mereka dan dapat diterimah di Universitas Seluruh Nusantara.

SMAN yang digadang-gadang Kadin Disdik Widodo sebagai salah satu SMAN yang mengharumkan nama Sumatera Selatan ini, sedang berusaha untuk menjalin kerjasama dengan negara-negara berpendidikan antara lain; Francis, Australi di Monash University, Amerika terutama di Harvard Universiry dan negara-negara berinteligency tinggi lainnya.

Berdiri sejak maret 2009 lalu, SMAN Sumsel terbilang masih belia, namun kenyataannya SMAN Sumsel telah berhasil menunjukan exiatensi nya di kanca internasional dengan berhaail nya beberapa Alumni yang bekerja di Perusahaan Multi Nasional.

Sedangkan pada tahun ajaran 2018 SMAN Sumsel mampu mempertahankan prestasi Sebagai pemegang Nilai rata-rata Ulangan Nasional (YN) tertinggi di Sumatera Selatan dengan pencapaian peringkat pertama Program IPS dengan dominasi nilai rata-rata 77,54 point dan peringkat kedua untuk Program IPA dengan nilai rata-rata 73,10 point.

Salah satu siswa yg berprestasi sekaligus layak menjadi inspirasi bagi kalangan pelajar ialah sosok Altion Markoli.

Dia lah sosok salah seorang dari 103 siswa Angkatan ke-7 SMAN Sumsel yang telah berhasil menyabet juara 1 lomba komik fisika tingkat Nasional di 2017 silam dan berhasil meraih Juara 1 Lomba Esai Enterpreneur Antar ketua Osis Se-sumatera selatan dan sempat meraih beberapa kali penghargaan nasional lainnya.

Napak tilas perjuangan Altion Markoli dalam meraih prestasi berawal dari rasa tidak percaya dirinya yang dapat diterima di SMAN Sumsel Melalui Program beasiswa.

Dengan kesungguhan serta ulet dalam belajar akhirnya dia mampu mengharumkan nama keluarga dan daerah melalui prestasi-prestasi yang diraihnya.

Disamping memang tak terlepas dari program pendidikan dan pembelajaran profesional oleh para guru pengasuh ditambah fasilitas-fasilitas yang cukup mempuni dari pemerintah Provinsi.

Altion biasa dia  disapa merupakan siswa berprestasi kepunyaan SMAN Sumsel yang berasal dari Pagar Alam, sebuah Kota Madya di daerah yang subur di Sumatera Selatan.

Altion Siswa Berprestasi SMAN Sumsel

Selain sebagai  peraih beberapa kali kejuaraan nasional Altian juga merupakan penerima beasiswa 4 tahun penuh di Sekolah Bisnis Universitas Prasetiya Mulya Jakarta Selatan dengan mengambil jurusan S1 Entrepreneurial Energy Engineering Archives.

Lahir dari rahim ibu Yulita istri dari bapak Suhardi yang merupakan pasangan keluarga petani, diwaktu luang nya nyambi sebagai Tukang ojek, Altian membuktikan bahwa perekonomian kelas rendah bukanlah penghalang untuk bisa menoreh prestasi di perhelatan Nasional.

Menjadi orang yang berprestasi di kalangan teman-temannya lantas tak membuat Altion besar kepala ataupun sombong.

Tetap saja dia tunjukan ajakan ajakan positif untuk teman teman nya. Disela sela pidato mewakili para teman seangkatan nya yang sebentar lagi akan meninggalkan sekolah kesayangan nya itu, dia tetap ingin menjadi inspirasi dengan mengingatkan para hadirin di ruangan itu.

Pada akhir pidato nya, dengan menggenggam tangan kanan ke udara seperti berorasi dia berkata,

“Jadilah generasi yang teguh dalam berprinsip, menjadi generasi yang lebih baik dan bermanfaat buat orang lain. tetap berjuang mencapai apa yg di cita-citakan dan menjadi berlian meski di kegelapan sekalipun”.

Sontak saja gemuruh tepukan para hadirin tak terbendung memecah hingga atap bangunan aula SMAN Sumsel itu.

Karena ketidak sombonganya ini lah yang membuat Altion terpilih Sebagai Valedictorian yakni siswa terbaik versi guru dan teman satu angkatannya karena karakter, jiwa kepemimpinan dan kontribusinya selama ini terhadap sekolah.

Mengenai Prestasi-prestasi yang di capai oleh SMAN Sumsel, Kadin Disdik Widodo menaruh harapan yang sangat besar terhadap SMAN Sumsel. Widodo berharap bahwa SMAN Sumsel harus bisa menjaga eksistensinya dalam menorehkan prestasi.

Orang nomor satu di Disdik Provinsi Sumsel ini berarap SMAN Sumsel mampu berkomitmen dalam mewujudkan SMAN Sumsel menjadi Sekolah terbaik Se-Sumatera Selatan.

Pasalnya kemampuan SMAN Sumsel  yang tanpa hambatan bisa menggunakan kurikulum Cambridge (Betaraf Internasional) selain diikuti juga oleh SMA Ignatius Global School (IGS) di Sumsel.