Siapa Sangkah, 14 Kota Inggris ini Berpolusi versi WHO

Sumber Yahoo News

LamanQu.com – Negara yang popular dengan Soccer Super League ini ternyata menyimpan catatan polusi udara di Badan Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO)

Terdapat 47 kota paling berpolusi di Negeri Inggris Raya ini yang melebihi batas titik baku udara yang ditentukan Badan Kesehatan Dunia, WHO. Menurut laporan  WHO. melalui Juru bicara nya seperti dilaporkan Ross McGuinnes, Yahoo News UK mengatakan Kota Baja Welsh tepat nya di kawasan Pelabuhan Talbot yang paling kotor udara nya di negeri Inggris Raya itu. Tercatat 18 miccrogram per meter cubic dari batas yang digariskan Oleh WHO.

Para peneliti menemukan partikel emisi yang disebut PM 2.5 menyebar hingga sytem pernapasan manusia dan berakibat pada masalah kesehatan.

Partikel partikel halus yang berasal dari seperti kendaraan dan angkutan transportasi, industry, pembangkit tenaga batubara, pembakaran hutan, fabrik, pembakaran  dan penyulingan serta pengolahan gas buang minyak yang bisa mengakibatkan kelumpuhan (stroke), kanker paru serta inspeksi pernapasan.

Kota kota besar di Inggris itu seperti dilansir  WHO yang melebihi batasan dari ketentuan WHO termasuk juga London, Manchester, Liverpool dan Nottingham.

Port Talbot, di Wales sebagai kota kawasan industry baja tercatat menghasilkan 18 micrograms per meter cubic pada data  hasil penelitian semenjak tahun 2015, sama dengan yang terjadi di Marseille di Francis, Singapore dan Quito ibu kota Negara Ekuador serta lebih tinggi dari  Brussels, ibu Kota Negara Belgia, yang kandungan partikel nya mencapai 16 micrograms per metre kubik.

Dari data grafik menunjukan pada tahun 2013 angka kandungan partikel 16 micrograms per metre kubik. Setelah itu terjadi penurun pada tahun 2014 angka kandungan partikel turun 10 micrograms per metre kubik, kemudian pada tahun 2015 angka kandungan partikel naik lagi pada 18 micrograms per metre kubik.

Kota Scunthorpe and Salford tercatat sebagai kota terburuk kedua di Inggris Raya dengan kandungan 15 micrograms per meter cubic nya. Kemudian  diikuti oleh Gibraltar and Thurrock onyang memiliki kandungan 14 micrograms per meter cubic.

Manchester dan Swansea memiliki kandungan udara berpartikel polusi pada angka 13 micrograms per meter cubic kota kota nya mungkin termasuk club sepak bola favorite anda yaitu Leeds, Leicester, Liverpool, Plymouth, Sheffield dan kota York tercatat ada 12 micrograms per meter cubic yaitu satu angka diatas London pada akhir tahun 2015.

Ada angka peningkatan paling drastis dari tahun 2013 yaitu cuman 8 micrograms per meter cubic kemudian pada 2015 meningkat menjadi 12 micrograms per meter cubic.

Kota kota yang memenuhi batasan dari WHO yaitu 10 micrograms per meter cubic termasuk Birmingham, Brighton, Bristol, Newcastle, Portsmouth dan Southampton.

Kemudian dalam laporan ini juga WHO merilis kota kota di dunia yang paling berpolusi antara lain, Muzaffarpur di India, yaitu mencapai 197 micrograms per cubic metre, walaupun kata nya data tersebut dalam revisi. Dibawah nya ada Pasakha di Bhutan (150), Delhi in India (123) and yang tertinggi di  Cairo in Egypt (117).

Omong omong ternyata tak satu pun Kota di Indonesia yang jadi objek penelitian WHO ya?

Pemerintah Inggris pun telah mengambil initiative atas pukulan keras dari laporan WHO ini. Membuka kesadaran pemegang kebijakan di Negara Modern itu, bahwa ada 7 juta orang per tahun mengalami sekarat atas kualitas udara yang buruk, terbukti 9 dari 10 orang sakit gangguan pernapasan akibat udara buruk  yang membahayakan kesaehatan mereka.

Ketua Lembaga Chariti Lingkungan (Environmental Law charity) ClientEarth chief executive James Thornton mengatakan,“These new statistics show a worrying level of this dangerous air pollution across the country. (Tingkatan statistik terbarukan ini menunjukan pada level polusi udara yang membahayakan keseluru Negara ini)

London Tertutup Udara berpolusi, Sumber Yahoo News

“ Masyarakat sebaik nya jangan menghirup udara pada batas mutu udara yang telah digariskan oleh WHO”.

Dia menambahkan, “pihak kementerian harus melakukan perubahan Undang Undang mengenai  batas Baku Udara Sehat, jika tidak banyak manusia di Inggris ini yang harus membayar akibat nya”.

Alison Cook, direktur Yayasan Paru Inggris (the British Lung Foundation) mengatakan,” laporan ini memberi konfirmasi bahwa polusi udara adalah salah satu krisis utama  kesehatan lingkungan masyarakat di Inggris akhir akhir ini.”

”Tindakan untuk mengurangi partikel toxic di udara yang kita hirup tidak bisa ditunda tunda”

“Berapa banyak lagi bukti yang harus kita kumpulkan sehingga pemerintah mau menyusun ulang aturan aturan baku udara polusi untuk melindungi kesehatan paru bangsa ini, kata Cook.

Simon Gillespie, chief executive Yayasan Jantung Inggris ( British Heart Foundation) mengatakan, “pemerintah Inggris harus menunjukan kinerja kepemimpinannya dengan mengadopsi kualitas aturan yang digariskan kedalam Undang undang nasional dan melaksanakan nya, dengan demikian bisa membantu kesehatan jantung dan pernapasan nasional”.(Yohoo News, Mixed and translated by LamanQu.com)