Rapat Paripurna XLII ke-2 DPRD) Sumsel Bahas Enam Raperda

Gedung DPRD Sumsel [Foto Rahmat S.K/LamanQu.com].

 

Reporter: Nediyanto | Editor: Syamsul Fajri Al-Sajidi

Palembang, LamanQu.com – Rapat Paripurna XLII (42) ke-2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Selatan masa persidangan pertama tahun sidang 2018, dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri, S.I.P, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Selasa  (06-03-2018).

Rapat Paripurna XLII (42) ke-2 DPRD Sumsel masa persidangan pertama tahun sidang 2018, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (06-03-2018) [Foto Rahmat S.K/LamanQu.com].
Hadir dalam rapat Seketaris Daerah (Sekda) Sumsel H. Nasrun Umar, S.H, M.M. Wakil Ketua DPRD Sumsel mengatakan, ada enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah disampaikan kepada  DPRD Sumsel, beberapa waktu lalu.

Satu, pada 17 Januari 2018 Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perubahan Daerah Pertambangan dan Energi menjadi Perseroan Terbatas Sumatera Selatan Energi Gemilang. Dua, juga pada 17 Januari 2018 Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 3 Tahun 2009 tentang Program Sekolah Gratis. Tiga, pada 26 Januari 2018 Raperda tentang Perubahan Kelima atas Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha. Empat yaitu tanggal 26 Januari 2018  mengenai Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Pemerintah ProvinsiSumsel.

Berikutnya – lima, juga pada 26 Januari 2018 Raperda tentang Fasilitas dan Kemudahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di kawasan Ekonomi Khusus TAA (Tanjung Api-Api; red). Lalu enam, juga pada 26 Januari 2018 Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 17 tahun 2010 tentang Tugas Belajar dan Bea Siswa.

Usulan rerisi Perda tersebut sudah disampaikan langsung oleh Gubernur Sumsel Ir. H. Alex Noerdin, S.H pada 26 Febuari 2018 saat sidang ke-1. Sidang ke-2 ini mendengarkan pendapat atau pertanyaan dari fraksi-fraksi DPRD Sumsel. Antara lain, Usman Efendi, SH, M.Hum mewakili Fraksi PDIP, Lindawati Wahab, M.M mewakili fraksi GOLKAR, dan Ir. H. Rudi Apriadi, M.BA mewakili fraksi PAN.

Seusai fraksi-fraksi menyampaikan tanggapan, Sekda Sumsel H. Nasrun Umar mengatakan “Telah kita dengarkan bersama tangapan pokok-pokok pikiran, imbauan, dan pernyataan dari sembilan fraksi DPRD Sumsel, yang menjadi angenda Rapat Paripurna XLII (42).”

“Pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Sumsel tersebut merupakan sumbangan dan pemikiran fraksi dalam rangka penyempurnaan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Sumsel yang kita bahas ini. Kemudian kita beri kesempatan kepada Bapak Guburnur untuk menyampaikan tangapan atau jawabannya untuk disampaikan di hadapan Rapat Paripurna XLll (42) pada hari Senin,12 Maret 2018 mendatang,” ungkap Sekda Sumsel. []