KPU Palembang Tetapkan Nomor Urut Paslon Wako-Wawako Palembang

Nomor urut Paslon Cawako dan Cawawako Palembang 2018-2023: 1. Pasangan H. Harnojoyo, S.Sos (Cawako) dan Fitrianti Agustinda (Cawawako). 2. Pasangan Sarimuda (Cawako) dan Abdul Rozak (Cawawako). 3. Pasangan Akbar Alfaro (Cawako) dan Hernoe Roespridjaj (Cawawako). 4. H. Mularis Djahri (Cawako) dan H. Syaidina Ali (Cawawako). [Foto LamanQu.com/AMK]

 

Pembukaan dan Sambutan oleh Ketua KPU Sumsel . Aspahani menjelang penetapan nomor urut paslon walikota dan wakil walikota Palemban. [Foto Rahmat S.K].
Reporter: Rahmat Septiawan Kemal

Editor: Syamsul Fajri Al-Sajidi

Penetapan nomor urut pasangan calon walikota (Cawako) dan calon wakil walkota (Cawawako) Palembang, berlangsung pada 13 Februari 2018,pukul 09.30 – 11.00 WIB, di Kantor KPU Kota Palembang. Acara berjalan lancar dan dihadiri oleh ketua DPRD Palembang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Komandan Korem (Danrem), Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Palembang, serta Walikota palembang (diwakili) dan jajarannya.

Para Paslon walikota dan wakil walikota Palembang. [Foto Rahmat S.K].
Ketua KPU Palembang H. Syarifuddin mengawali acara dengan menyampaikan Sambutan. Acara berlanjut ke pengambilan nomor urut pasangan calon pemilihan walikota dan wakil walikota Palembang 2018.

Pengambilan nomor urut ini dilakukan oleh kedua pasangan calon. Paslon Harnojoyo-Fitria mendapat kesempatan kali pertama mengambil nomor dan memperoleh nomor urut 1 (satu). Berikutnya Paslon Mularis Djahri-Syaidina Ali memperoleh nomor urut 4 (empat). Selanjutnya Paslon Sarimuda-Abdul Rozak mendapatkan nomor urut 2 (dua). Terakhir Paslon Akbar-Hernoe (Akhor) mendapat nomor urut 3 (tiga).

Acara diakhiri dengan penutupan oleh ketua KPU Palembang H. Syarifudin disertai pengumuman pembatasan dana kampanye. “Bahwa hari ini pembatasan pengeluaran  dana kampanye dilaksanakan siang nanti pukul 01.00,” ujar Syarifuddin.

“Dan kami minta kepada tim kampanye dan untuk yang diutus agar mengahdiri rapat koordinasi isi kampanye dan pembatasan kampanye. ini sangat penting,” tegas dia. Syarifudin mengingatkan kepada pihak kampanye pasangan calon masing-masing, “Besok pagi tanggal 14 Februari 2018 terakhir ditutup 18:00 WIB (untuk menyampaikan; red) laporan dana kampanye.”

“Kalau sudah lebih dari pukul 18.00 WIB itu kami tidak menerima. Resiko di pihak Bapak-bapak dan Ibu paslon,” kata Syarifudin.

Pada 20 April nanti, imbuh Syarifuddin, seluruh paslon harus menyerahkan laporan data sumbangan dari tim kampanye masing-masing. Lalu, “Pada 24 jJuni nanti, seluruh penerimaan data pengeluaran harus dilaporkan dan apabila tidak dilapor kan maka akan dikenakan sanksi.”

Syarifudin menyatakan, “Apabila itu dilanggar sampai pukul 18:00 WIB pada 24 Juni akan dikenakan sanksi pembatasan paslon. Mohon maaf, aturan yang membuat kita seperti ini,” jelas dia.

Seusai mendapatkan nomor urut, Paslon wako-cawako diberi memberikan keterangan dan penjelasan kepada wartawan. Di antara empat Paslon, hanya Paslon Sarimuda-Syaidina saja yang tidak meberikan pendapat atau komentar mereka kepada para wartawan.◊