Wisatawan di Palembang Antusias Saksikan Superblue Blood Moon

Reporter: Rahmat Septiawan K.

Editor: Syamsul Fajri Al-Sajidi

Palembang, LamanQu.com – Gerhana bulan di Palembang terjadi pada 31 Januari 2018, pukul 18.48 WIB hingga 22.11 WIB. Peristiwa alam ini sangat menarik perhatian sebagian besar masyarakat Palembang, khususnya para wisatawan di sekitar Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS). Betapa tidak, gerhana bulan yang terjadi hanya satu kali setiap 152 tahun sekali menampilkan pemandangan indah dan bersinar terang.

Ada tiga fenomena gerhana bulan yang terjadi yakni; blue moon, super blue blood moon, dan gerhana bulan total yang terjadi secara bersamaan.

Fenomena superblue blood moon di Palembang disaksikan lebih kurang 750 pengunjung di TPKS. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, ada tiga fenomena alam yang terjadi yakni; blue moon, super blue blood moon, dan gerhana bulan total yang terjadi secara bersamaan. Pada peristiwa itu bulan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

BMKG menginformasikan, akan terjadi bencana alam berupa “pasang air laut menjadi maksimal” sebagai akibat/dampak dari posisi bumi yang segaris dengan matahari dan bulan, yang mengakibatkan bulan dan matahari terintegrasi.

Meski demikian, Warga begitu antusias menyaksikan fenomena alam ini. Tak hanya wisatawan local, ada pula wisatawan asing asal Malaysia yang ikut andil dalam menyaksikan sejarah baru gerhana bulan dari Palembang pada tahun ini.

Walikota Palembang Harnojoyo, S.Sos berhalangan menghadiri acara menyaksikan gerhana bulan yang diadakan di TPKS. Kendati begitu, proses acara berjalan tertib, lancar, dan aman. Dari segi fasilitas untuk mengamati bulan, yakni berupa teleskop hanya ada satu. Para wisatawan mesti rela mengantri untuk dapat menyaksikan fenomena alam ini secara jelas.

Sesuai prediksi para ahli, gerhana bulan total akan terjadi pada 28 Juli 2018. Superblue blood moon dalam gerhana bulan total 28 pada Juli akan berbeda dari yang terjadi pada 31 Januari. Mayoritas wisatawan menyatakan, kiranya Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan dan Pemerintah Kota Palembang dapat menyiapkan sarana dan prasarana yang lebih lengkap agar momen peristiwa alam seperti gerhana bulan tidak terlewatkan begitu saja sebagai penambah wawasan dan wacana pendidikan.

Sekadar tambahan informasi betapa penting fenoma gerhana bulan bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan, silakan simak video berikut: